Setelah berkutat dengan segala trick untuk mengkompensasi minimnya ukuran internal memory dari HTC Salsa (~120 MB saja), baik itu secara rutin menghapus cache dari aplikasi-aplikasi terpasang, menyeleksi dan membandingkan aplikasi-aplikasi yang ada dan memilih yang ukurannya relatif paling kecil (link), hingga secara rutin menghapus data dari aplikasi, termasuk dari internet browser sehingga saya harus sering-sering login ulang dan set up aplikasi dari nol karena semua data login dan personalisasi turut terhapus; sayapun akhirnya menyerah pada pilihan untuk Rooting (membuka akses pada level root) HTC Salsa.

Pertimbangannya:

  1. Perlunya meningkatkan ukuran internal memory, sehingga bisa dipasangi lebih banyak aplikasi-aplikasi yang diinginkan
  2. Keinginan meningkatkan kualitas User Experience, dengan memperbaiki kinerja (performance) perangkat
  3. Perlunya meminimalisir aktivitas yang bersifat perawatan (maintenance)
  4. Sudah hampir habis masa garansi, sementara selama pemakaian tidak ada tanda-tanda keperluan menggunakan garansi tersebut
  5. HTC secara resmi telah menawarkan kemungkinan untuk rooting ini di website mereka!

Yang menjadi faktor utama adalah nomor 1, namun yang menjadi faktor penentu adalah nomor 5, karena dengan didukungnya aktivitas rooting ini oleh HTC, berarti perangkat handphone HTC sejatinya memang dibuat untuk bisa dimodifikasi, dan tidak diperlukan lagi bantuan perangkat keras seperti XTC Clip, yang selain mahal juga harus import. Walaupun katanya, garansi bisa jadi (might) hangus.

Data2SD untuk meningkatkan internal memory

Adapun terkait dengan tujuan utama dari proses rooting ini buat saya: meningkatan ukuran internal memory, maka inti dari kegiatan rooting ini adalah untuk menginstall aplikasi Data2SD.

Aplikasi ini pada prinsipnya bekerja dengan cara memanfaatkan sebagian dari ruangan penyimpanan (storage) di SD card, menjadi tambahan ruang bagi internal memory, dan sebelum sampai pada tahap instalasi aplikasi Data2SD ini maka HTC Salsa perlu di-root terlebih dahulu.

Prosedur Rooting HTC Salsa

Sebelum mulai proses rooting HTC Salsa, ada baiknya anda persiapkan dulu keperluan-keperluan berikut ini:

  1. HTC Salsa (ya iya lah!)
  2. Komputer: Desktop PC maupun Notebook berbasis Windows
  3. Koneksi internet
  4. Kabel data
  5. Android SDK + Fastboot Apps (dari sini atau dari sini)
  6. Micro SD Card kecepatan tinggi (Class 6 atau Class 10), disarankan 4GB minimal
  7. Window yang selalu terbuka berisi panduan ini
  8. Hati yang sabar
  9. Mental baja

Adapun langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum mulai rooting adalah sebagai berikut:

  1. Backup data-data yang ada di handphone anda saat ini (penting!):
    1. Address book
    2. Bookmarks
    3. Custom dictionary
    4. File-file media (musik, video, foto)
    5. Dokumen-dokumen pribadi
    6. Downloads yang belum sempat ditransfer ke komputer
    7. Aplikasi favorit anda (menjadi APK), terutama:
      1. File explorer
      2. Google Play (Market versi 2012)
  2. Pastikan Android SDK beserta aplikasi ADB nya sudah terpasang
  3. Pastikan HTC Salsa anda ada dalam mode USB Debug untuk koneksi data via ADB
  4. Download file-file APK (atau hasil backup dari langkah #1) untuk:
    1. File Explorer (misalnya ES File Explorer dari sini)
    2. Google Play(minimal com.android.vending-3.5.15.apk dari sini)
  5. Lepas cover baterai HTC Salsa (yang susah banget dilepasnya itu) dan biarkan tidak tertutup!
  6. Catat nomor serial HTC Salsa anda, untuk proses registrasi di HTCDev (dijelaskan pas bagiannya nanti)

Setelah semua siap, silakan ikuti prosedur berikut ini satu persatu untuk rooting:

  1. Flash ROM custom CWM untuk HTC Salsa
    • Berbeda dengan teknik rooting umumnya yang mengharuskan kondisi S-Off pada handphone (unlock proteksi), teknik yang akan anda lakukan ini melibatkan unlocking Bootloadernya saja, dan tidak memerlukan bantuan perangkat keras seperti XTC Clip
    1.  Copy “ph11img.zip” (dari sini) ke SD Card yang akan dipakai
    2. Reboot HTC Salsa ke mode bootloader dengan cara sebagai berikut:
      1. Lepas cover baterai HTC Salsa
      2. Lepas baterai
      3. Masukkan kembali baterai
      4. Tekan bersamaan tombol volume down (sisi kiri) dan power (sisi atas), jangan lepas hingga handphone masuk ke layar bootloader
      5. System akan mengecek keberadaan file ph11img.zip kemudian menanyakan apakah anda ingin menginstall file tersebut, klik Yes
    3. Jika proses #2 berjalan lancar, hapuslah file ph11img.zip tersebut dari SD Card untuk menghindari instalasi ulang
  2. Unlock Bootloader
    1. Akses HTC Dev website untuk mendapatkan unlock key; anda harus mendaftarkan diri terlebih dahulu, juga siapkan nomor serial dari handphone yang anda miliki
    2. Ikuti prosedurnya hingga tuntas
    3. Catatan:
      • Jika tombol untuk unlock ini sudah anda tekan tapi tidak ada reaksi, coba gunakan browser lain, biasanya akan berjalan baik di IE maupun Firefox versi baru, tapi gagal di Chrome
      • Jika handphone HTC anda satu generasi dengan punya saya, keluaran 2011 dan didapat dari ajang promo HTC + koneksi XL gratis 1 tahun, kemungkinan besar versi handphone anda adalah “Asia WWE”
    4. Jika proses #2 berjalan lancar, saat anda masuk lagi ke mode Bootloader, akan ada tulisan “Unlocked” di layar bagian atas
    5. Biarkan dalam mode Bootloader untuk proses instalasi CWM 5
  3. Installing CWM 5 (ClockWorkMod Recovery versi 5x)
    1. Download “recovery.rar”  dari sini
    2. Unzip ke directory C:/Android
    3. Masuk ke modul Command di komputer (search “cmd.exe”)
    4. Handphone: Pada mode Bootloader pilih “Fastboot”, biarkan
    5. Hubungkan kabel, mode akan berubah otomatis menjadi “Fastboot USB”
    6. Komputer: Ketik “fasboot flash recovery recovery.img”
    7. Jika proses #6 berjalan lancar, pada saat reboot ke mode recovery anda akan mendapatkan tampilan layar dari CWM 5
  4. Installing SuperUser
    1. Dari modul Pada CWM, masuk ke “Mount SD Storage”, dan handphone anda akan terdeteksi sebagai external storage oleh komputer anda
    2. Download aplikasi SuperUser (dari sini)
    3. Pindahkan zip file nya ke SD Card handphone
    4. Di handphone, pilih “Install from SD” dan pilih zip file yang anda pindahkan tersebut
    5. Jika proses #4 berjalan lancar, maka anda telah berhasil melakukan rooting pada HTC Salsa anda! Pada bagian aplikasi terpasang pun anda akan menemukan aplikasi baru “SuperUser”

Setelah selesai rooting, lanjutkan dengan meningkatkan ukuran internal memory dengan pemasangan Link2SD sebagai berikut:

  1. Partisi SD Card
    • Harap ingat proses ini menghapus semua isi SD card anda saat ini
    1. Dari CWM Recovery pilih “Advanced”
    2. Pilih “Partition SD”
    3. Anda akan diminta untuk mengisikan besar kapasitas dari external partition — partisi yang akan digunakan untuk tambahan ruang bagi internal memory
    4. Setelah itu anda akan diminta untuk mengisikan besar kapasitas dari Swap partition — virtual memory untuk meningkatan kecepatan system handphone
    5. CWM kemudian akan melakukan partisi ulang, dan berakhir dengan munculnya pesan “Done!”
    6. Cek Log file untuk melihat apakah partisi berjalan lancar
    7. Pada log file akan muncul data mengenai partisi SD Card anda yang baru dibuat, dan data ini harus memuat informasi sebagai berikut:
      1. Partisi 1 – jenis FAT32, besar sesuai dari kapasitas maksimal SD dikurangi ruangan untuk partisi 2 dan partisi 3
      2. Partisi 2 – jenis EXT2, besar sesuai yang anda tentukan pada tahap #3
      3. Partisi 3 – jenis Swap, besar sesuai yang anda tentukan pada tahap #4
    8. Jika proses #5 – #7 ini berjalan lancar, lanjutkan ke proses berikutnya
    9. Jika terdapat hasil tidak sesuai (jenis partisi tidak tercantum, ukuran salah, dll.) ulangi proses #2 untuk partisi ulang
    10. Jika hasil tetap tidak sesuai walaupun berkali-kali dicoba partisi ulang, kemungkinan besar ada masalah pada SD card anda
  2. Hapus semua data & cache, reboot dan masuk ke Android secara normal
  3. Install Busybox
    1. Download source nya (dari sini)
    2. Pilih version v1.17.1
    3. Pilih lokasi “/system/xbin”
  4. Install Data2SD
    1. Download file “htc-data2sd-ext3.zip” (dari sini)
    2. Pindahkan file ke SD Card
    3. Dari CWM Recovery pilih “Install from SD”
    4. Pilih file yang anda pindahkan
    5. CWM kemudian akan memasang file tersebut, secara otomatis mengupgrade partisi EXT2 menjadi EXT3 (lebih stabil), dan berakhir dengan munculnya pesan “Done!”
Jika proses nomor 4 tersebut berlangsung tanpa masalah, maka pada saat ini HTC Salsa anda telah mendapatkan tambahan ruang untuk internal memory nya. Selamat!
Catatan:
  1. Untuk mengecek keberhasilan dari penambahan internal memory HTC Salsa, silakan reboot system untuk masuk ke Android secara normal untuk mengkonfirmasi hasilnya (Settings – SD & Phone storate)
  2. Jika jumlah internal memory tidak berubah, alias tetap di ~120 MB, tapi jumlah SD space sesuai yang anda rancang, kemungkinan besar ada masalah saat partisi SD card anda
  3. Penting! Jika proses penambahan kapasitas internal memory ini telah berjalan lancar, anda telah melalui satu tahap paling melelahkan dari rooting HTC Salsa, dan sebaiknya segera (!) membuat system backup, hal ini akan sangat berguna sebagai safe point anda.
    1. Reboot ke recovery mode dan masuk CWM lalu lakukan backup
    2. Mount SD as external storage
    3. Penting! Copy backup file yang baru dibuat ke komputer anda
    4. Backup file ini adalah “Safe point zero” yang berguna untuk me-reset ulang handphone anda tanpa harus melalui kembali proses rooting dari awal
  4. Penting! Install aplikasi-aplikasi penting dan mendasar yang diperlukan untuk handphone anda, lalu kembali lakukan backup, dan simpan di komputer anda sebagai “Safe point one”, sebagai titik kembali seandainya aplikasi yang anda install setelah ini menimbulkan masalah
  5. Ukuran internal memory bisa di-set sesuai keinginan anda (dan keterbatasan SD card anda tentunya), namun untuk pemakaian normal biasanya 500 MB sudah cukup leluasa, 1 GB kalau akan banyak instalasi aplikasi-aplikasi khusus (atau gemar uji coba aplikasi baru), 2GB akan lama penuhnya
  6. SD Card disarankan menggunakan class 10 (min 10 Mbps data write speed), class 6 (min 6 Mbps data write speed) untuk mengimbangi kecepatan internal memory, supaya tidak terjadi bottleneck dalam pengoperasian aplikasi
  7. SD Card bawaan HTC Salsa versi 2011/July adalah hanya 2MB, itupun hanya dari versi standar dengan kecepatan lambat; tidak disarankan untuk digunakan sebagai perluasan internal memory

Referensi:

  • s-off+cmw 5+ data2sd the noob way for indian htc salsa” dengan modifikasi untuk sumber download terbaru (per Maret 2012), dan lokalisasi ke Indonesia untuk versi “hboot” HTC nya
  • berbagai artikel online lainnya
  • pengalaman belasan kali install ulang root dari awal untuk mendapatkan hasil partisi yang sesuai harapan, memakai versi file yang tepat, recover dari crash akibat bermain dengan root privilege terhadap file-file system, recover dari crash karena menginstall aplikasi yang tidak stabil dan merusak system files, dan lain-lain hal yang lebih baik tidak usah anda turuti

Sekian, semoga bermanfaat. (byms)

Update 09/07/2012

Setelah root jadi sering kena error “mismatched UID”, terakhir tiga hari lalu penyebabnya entah kenapa. Tadinya saya kira karena aplikasi semisal multiple icons, yang memungkinkan user menempatkan empat icon aplikasi dalam ukuran kecil, dalam satu area icon ukuran normal. Tapi setelah pada restore terakhir ini multiple icons widget tidak dipakai, hasilnya tetap berujung pada mismatched UID; dan kalau sudah sampai pada mismatched UID error, nggak ada cara ampuh untuk menyembuhkannya selain dari restore backup.

Sedikit titik cerah mengenai penyebabnya, menurut artikel XDA Developers ini adalah karena aplikasi semisal App2SD, Data2SD. Adapun yang terjadi adalah kala aplikasi-aplikasi tersebut melakukan pemindahan aplikasi secara paksa dari internal memory ke SD card, Android membangun ulang file /data/system/packages.xml file karena ia menganggap anda menginstall-ulang aplikasi-aplikasi anda, dan sebagai akibatnya mereka tidak lagi sesuai dengan data set lainnya di /data/data directory. Sayangnya Android belum memiliki aplikasi untuk pemeliharaan system terkait error yang satu ini, padahal kalau mau dianalogikan ini mirip seperti directory table yang rusak pada sistem operasi Windows, lalu diperbaiki dengan membangun-ulang directory table tersebut, walaupun tetap ada kemungkinan tidak 100% data yang hilang berhasil di-restore tapi pada banyak kasus cukup ampuh.

Dengan kondisi ini maka satu-satunya cara persiapan yang paling ampuh menghadapi mismatched UID adalah: backup often!  (byms)

Tagged with:
 

52 Responses to Membuka Akses Root HTC Salsa tanpa Clip 2012

  1. Wendy Arif K says:

    Nice info Pak,… Tak coba dulu hehehehe.

  2. yogex says:

    Jadi hasilnya gimana pak? Sesuai harapan kah? Kalo aku kok belum puas ya (namanya orang kapan sih puas), UX masih gak semulus yang didambakan ganti ROM juga gak beda jauh, kayaknya emang udah mentok dari sisi hardware.

    • bayuamus says:

      Secara cuma 800 Mhz Yog… jadinya seperti kita bahas kemaren, performance memang agak menurun setelah data2sd. Tapi trade-off dengan penambahan space internal memory nya buatku misi tercapai :D

      Anyway aku nggak nyampe ganti ROM, ada keuntungan khusus? Ada yang udah bisa EXT4?

  3. Andri says:

    Pa’ Bayu… saya coba2 cuma ada sedikit problem neh… setelah install Data2SD internal memorynya terlihat bertambah, tapi SD nya malah terlihat gak terdefine.
    Nah setelah bolak-balik ke recovery mode malah akhirnya jadi stuck di fastboot.
    Setiap kali hidupin tuh Salsa masuk fastboot and stuck disitu… coba ke recovery lagi… di restore… tetep stuck di fastboot… kira2 ada idea? apa gingerbread nya corrupt yaa?

    Thanks.

    • bayuamus says:

      Kalau SD (storage) nya nggak ter-define, kemungkinan besar di masalah partisi SD nya Andri — saya sendiri habis semaleman di re-partisi ini dan ternyata memang SD nya bermasalah; begitu ganti SD sekali saja partisi sudah lancar.

      Anyway, anda masih pakai SD nya bawaan Salsa?

      Adapun mengenai stuck di fastboot, apa CWM5 nya masih bisa diakses? Kalau ya, apa sudah coba partisi ulang lalu hapus all cache dan dalvik nya, kemudian factory reset?

      Bisa di-cek isi log nya (via CWM5) seperti apa dan share di sini?

      Punya saya beberapa kali freeze nggak mau load, tapi setelah reset biasanya mau hidup lagi.

      • andri says:

        Iya masih SD bawaannya Salsa dan Salsanya hasil antre waktu ada promo XL di tengku umar hehehe rasanya pas antre saya di belakang Pa’Bayu hehehe…
        Iya untungnya CMW5 nya masih bisa di access, udah coba sih partisi ulang beberapa kali, plus hapus cache, dalvik dan juga factory reset… hanya masih saja pas reboot masuknya di fastboot lagi

        log partisi:
        ——————————————————————

        script log is located @ /data/sdparted.log
        /sbin/sdparted -es 512M -ss 64M -efs ext3 -s
        0.6

        checking script requirements…done

        unmounting all partitions…done
        to continue, all existing partitions must be removed.
        this action will remove all data from your sdcard.
        removing all partitions…done

        total size of sdcard=1978MB

        the following actions will be performed:
        -create 1402MB fat32 partition
        -create 512MB ext2 partition
        -create 64MB swap partition
        -ext2 partition will be upgraded to ext3

        performing selected actions…

        creating fat32 partition…done
        creating ext2 partition…tune2fs 1.41.6 (30-May-2009)
        done
        creating swap partition…done

        adding journaling to /dev/block/mmcblk0p2…sd-ext: clean, 11/249856 files,
        5/499713 blocks
        tune2fs 1.41.6 (30-May-2009)
        Setting maximal mount count to -1
        Setting interval between checks to 0 seconds
        Creating journal inode: done
        This filesystem will be automatically checked every -1 mounts or
        0 days, whichever comes first. Use tune2fs -c or -i to override.
        done

        retrieving current sdcard information…

        Model: SD SU02G (sd/mmc)
        Disk /dev/block/mmcblk0: 1978MB
        Sector size (logical/physical): 512B/512B
        Partition Table: msdos

        Number Start End Size Type File system Flags
        1 512B 1402MB 1402MB primary fat32 lba
        2 1402MB 1914MB 512MB primary ext3
        3 1914MB 1978MB 63.6MB primary linux-swap(v1)

        script log is located @ /data/sdparted.log
        /data #
        ——————————————————————

        Thanks.

        • bayuamus says:

          Oh, kalau antri barengan berarti seharusnya punya kita identik ya? :) Btw kalau melihat log nya sih partisinya sudah teraplikasi dengan betul.

          Btw setelah SuperUser terinstall, BusyBox juga terinstall, apa Salsa nya pernah jalan normal? Jika ya, kemungkinan ada system corrupt; ini yang agak repot karena saya pernah kena corrupt juga dan segala macem cara restore gagal kecuali: copy system files dari backup yang masih sehat di SD lain.

          Nanti saya coba share backup file nya, siapa tahu berhasil: kebetulan in backup untuk memory 2GB nya Salsa, dan dibuat setelah Data2SD nya sukses terpasang.

          • Andri says:

            Sempet normal sekali, iyaa kayaknya ROM nya corrupt, nyoba reinstall ROM (ph11img.zip) malah gak bisa… CID incorrect… pfuuuh…. seru juga yaa hehehe…

  4. Desu says:

    Pak Bayu,
    Saya ada di bagian Instalasi busybox.

    - Setelah wipe data, cache dan dalvik case. Kemudian saya reboot HP dengan normal.
    - Instal busybox -> berhasil
    - open busybox untuk memilih version 1.17.1… ada notifikasi busybox tidak dapat akses dari root superuser. Pernah kejadian Pak?

    Terima kasih artkelnya :D

    • bayuamus says:

      Sepertinya installasi Root/SuperUser nya tidak berhasil. Coba cek di App Manager nya apa aplikasi SuperUser sudah terpasang dengan benar? Jika ya icon android mengenakan penutup mata ala bajak laut akan muncul: http://j.mp/HA3rkm

      Jika sudah ada, coba jalankan, apakah ada error?

      Jika icon berbeda, atau pas dijalankan ada error, coba ulangi step Installing SuperUser (step ke-4) dengan versi terkini.

      • Desu says:

        Yup busybox telah terinstal.

        Ada lagi yang aneh Pak.

        Misal HP low bat, didiamkan hingga baterai habis dan HP off. Kemudian di charge. Namun LED tetap menyala orange walau sudah 2,5 jam. Saat cabut kabel charge ternyata LED depan tetap menyala orange dan HP tidak bisa turn on kecuali cabut baterai dan pasang baterai kembali barulah bisa di turn on.

        Jadi sampai saat ini ketika baterai <10% HP saya turn off manual dan charge, setelah 2 jam pasti LED menyala hijau.
        Pernah pengalaman seperti ini Pak?

        Terima Kasih infonya :-)

        • bayuamus says:

          Kalau sampai all the time sih tidak, cuma sempat ada beberapa kali kasus lampu power menyala oranye terus itu pas masuk ke fastboot, trus disuruh restart tapi bandel :P . Solusinya sama: lepas baterai, pasang lagi.

  5. makki says:

    mas maaf, super usernya kok gak bisa di download ya??? ada link alternatifnya gak ya??

    • bayuamus says:

      Kalau saya coba barusan baik-baik saja mas, mungkin masalah koneksi sementara saja? Bisa dicoba ulang? Kalaupun masih tidak berhasil silakan masuk dari halaman utamanya: http://androidsu.com/superuser/, dan pilih source yang untuk Froyo.

      Memang ada beberapa source di artikel lain mengacu ke versi yang lebih lama, tapi dari pengalaman pribadi nantinya anda akan ketemu error dan tetep SU nya ini harus di-update dulu sebelum bisa dipakai.

  6. iwan prastowo says:

    akhirnya nemu juga yang dicari cari. Salam kenal kang.kang bayu.mw tanya kalo udah sukses rooting diatas.terus suatu saat pengen di balikin ke standard pabrik.bisa? Caranya bagaimana?

    • bayuamus says:

      Salam kenal juga mas Iwan, sejauh yang saya tahu kalau sudah di-unlock maka tidak ada prosedur untuk mengembalikannya ke kondisi “perawan” lagi. Walaupun bootloader Salsa nya nanti bisa di-lock kembali, tapi statusnya tetap (pernah) unlocked; apalagi kalau selama di-unlock tersebut ada file-file system yang corrupt, terhapus, maka untuk mengembalikannya ke kondisi awal lagi akan sulit, terutama buat regular users.

      • iwan prastowo says:

        haduh,kang..kalo CID incorrect! Update fail! Masalah di apanya ya?

        • bayuamus says:

          Maaf kebetulan nggak ketemu kasus CID incorrect selama rooting kemarin, tapi barangkali saya bisa bantu search, error nya ini muncul pas langkah yang mana, atau setelah melakukan apa ya mas Iwan?

  7. Melisa Cecilia says:

    Pak Bayu, saya liat di tutorial nya Pak Bayu buat partisi pakai ext3, itu sangat tidak disarankan pak. Alasannya karena ext3 itu bisa bikin HTC Salsa loopboot, kemarin saya ada kejadian soalnya T_T

    untuk partisinya, setelah di root lebih baik partisi manual dengan menggunakan card reader dan free partition tools

    Saya pakai ini untuk partisinya, home edition
    http://www.partitionwizard.com/download.html

    Ketika partisi, saya pakai FAT32 untuk data, ext2 untuk internal memori nya

    Kemarin saya bootloop dan akhirnya setelah utak utik, solusinya begini :
    Kondisi : HP sudah di unlocked, CWM sudah terinstall
    1. Cabut SD Card
    2. Koneksi ke komputer menggunakan Card Reader
    3. Buka Partition Wizard
    4. Wipe semua partisi di SD Card
    5. Buat partisi manual

    Setelah ini harusnya SD Card sudah bisa digunakan seperti biasa dan bootloop nya tidak kejadian lagi

    Cheers,
    Melisa

    • bayuamus says:

      Seperti kita bahas over breakfast tadi Mel, berhubung saya partisinya via CWM5 jadi upgrade ke EXT3 nya itu otomatis dilakukan si CWM ini. Iya saya pernah bootloop juga pas nyoba partisi kartu 8GB yang gagal terus, yang mana ternyata memang si kartunya yang nggak bisa dipasangin EXT3, atau EXT2 sekalipun; nggak tau kenapa. Anyway dengan kartu yang sekarang (4GB), partisi via CWM sekali jalan beres, dan hasilnya EXT3.

      Anyway, berhubung sepertinya faktor SD Card ini berperan sangat besar, dan walau dari edisi HTC Salsa sama sepertinya behaviornya beda-beda, maka kalau ada rekan lain yang ngalamin bootloop silakan ikuti steps dari Melissa untuk troubleshooting ya, good luck :) .

      Ada rekan lain pernah ngalamin kejadian serupa?

  8. ajie_jmx says:

    pak, microSD saya kapasitasnya 256 setelah terjadi eror saat saya masukan ke laptop. dan saya format kapasitasnya jadi 123,
    nah kira2 bisa gak untuk diperbaiki lagi???caranya.
    saya sudah mendownload bebagai software. buat balikin kpasitasnya, tp msih nihil.
    mohon bantuannya.

  9. makki says:

    pak, saya dah coba semua cara diatas, dengan menggunakan memori 8gb class 10.

    memori internal saya setting 1gb dan swap memory 256, efeknya response jadi lambat

    lalu saya partisi ulang swap memory menjadi 64mb, efeknya responsenya lebih cepat daripada yg swap 256, tapi masih suka nge leg kalo digunakan main game dan menyalakan browser.

    dan masalah baru sudah 2x tiba2 beberapa aplikasi gak bisa diakses dan baru bisa diakses kembali bila di install ulang aplikasinya

    jadi idealnya swap memory brp mb ya???

    • bayuamus says:

      Kalau menurut referensi standarnya, makin besar swap memory harusnya makin cepat kinerjanya. Kalau saya curiganya bukan karena swap memorynya yang diubah, tapi karena setelah diinstall banyak aplikasi, Salsa nya jadi lebih sering bermain di SD-based memory (link2sd) dibanding memory internalnya. Saya perhatikan juga rata-rata temen yang berhasil rooting, performa Salsa nya jadi turun, sering lag.

      • gusyudis says:

        Setuja mas bayu..performa Salsa nya jadi turun, sering lag..bila di root.anyway salam kenal dahulu mas bayu.

  10. jatmiko says:

    salam kenal mas bayu.., mohon sharingnya dong…, pernah ngalamin salsa yg kadang2 mati sendiri waktu make salah 1 aplikasi standar (fesbuk/kamera/telp/sms dll) n baterai kalo di charge berjam2 gak penuh2(lampu orange hidup terus) tolong info solusinya n makasih

    • bayuamus says:

      Kalau error seperti itu kemungkinan ada system file yang corrupt mas; kalau belum pernah diotak-atik coba bawa saja ke service centre nya. Kalau sudah di-root coba timpa system folders nya pakai system folders yang diketahui masih bagus.

  11. yoharis says:

    Salam kenal mas bayu.. Kenapa ya SALSA saya kok tdak bisa di bootloader dengan tekan power+low volume tapi kok nga masuk ya? coba dong mas ada solusi lain nga?

    • bayuamus says:

      Maaf baru sempat jawab, dan ini pertanyaan balik yang sangat basic sebenarnya, tapi saya perlu tahu: apakah sebelum masuk bootloader, baterai sudah dilepas terlebih dahulu lalu dipasang ulang?

      Btw kalau sudah berhasil di-root bisa dipasangi aplikasi untuk reboot ke bootloader, saya pakainya Quick Boot. Kalau pakai ini maka nggak perlu lepas-pasang baterai dulu.

      Pilihan lain yang juga bisa ditempuh adalah menggunakan command line via ADB nya Android Development Tools.

  12. yulius says:

    pak bayu.
    mau nanya az, kok punya g mau detach file “ph11img.zip” padahal udah t copy, tpi tetep gak mau runing, g ad ket install nya…

    • yulius says:

      ini keterangan yg muncul selalu no image terus di fastboot, bgtu masuk ke bootloader nya mala g muncul apa2?
      itu ap nya yg salah pak?

  13. yulius says:

    ini keterangan nya “no image” terus

  14. Solid Planet says:

    Makasih ya pak atas infonya.memori phone kini jadi 2gb

  15. YUGANDHAR says:

    HI, I’M FROM INDIA, AS IT’S SPECIFIED IN FIRST STEP I JUST REMOVE THE BATTERY AND REINSERTED AND OPEN THE BOOT LOADER AS SPECIFIED IN THE INSTRUCTIONS MY BOOT LOADER CHECKING THE EXISTENCE OF THE FILE PH11MPG.ZIP, TILL THEN IT’S OKAY, BUT LATER IT’S NOT ASKING TO INSTALL IT OR NOT IT’S JUST AGAIN SHOWING THE HBOOT MENU…

    PLEASE HELP ME…

    • bayuamus says:

      Hi Yugandhar, unfortunately I’ve never encountered similar error during my unlocking stage. However could you check if you already have the correct img file according to your region?

  16. Misi Pak Bayu
    Saya Mau Tanya Website htcdev.com/bootloader kok sudah gak bisa dibuka?
    apakah adalah?

    atau adakah cara yang lainnya??

  17. Luqman says:

    TERIMAKASIH

    SUkSES BESAR

  18. Luqman says:

    Selamat Siang Pak Bayu…
    Setelah saya ikuti cara diatas
    akhirnya sukses semua dan internal memory jadi 2GB

    tapi setiap kali Restart App Banyak App. Yang Tidak Bisa Jalan alias ERROR

    bisa tau masalahnya apa ya pak?
    Pernah Mengalaminya?

    • bayuamus says:

      Halo mas Luqman, sebelum terjadi error apakah ada system warning tertentu? Saya kadang nemu sih gara-gara inconsistent UID, dan kalau sudah ketemu ini cuma mampu restore backup…

      • Luqman says:

        Maaf Baru Balas Pak Bayu…Baru Ngecek
        System Warning Tidak Ada
        Pastinya Setiapa RESTART saja
        Kalo TURN OFF tidak ada masalah…

        Ya benar solusinya hanya Backup Restore saja Via CMW
        hanya itu saja masalah dari saya

  19. adrifaisal says:

    Halo Mas Bayu, saya dah coba root, tapi belum berhasil nambah memory. Malahan setelah saya buka di setting SD card gak kelihatan/tidak terdeteksi, otomatis memory juga gak nambah. Super user sudah keluar dan aplikasi busybox dan data2sd dah masuk disana. Yang jadi masalah adalah setelah buat partisi, handphonenya malah booting bolak balik, jadi gak masuk sistem, setelah saya keluarin SD card HP berfungsi secara normal. Mungkin perlu penjelasan lagi pada tahap dari partisi sampai nambah memory, aplikasi busybox dan data2sd apakah harus diinstal dari SD card, ataukah bisa dari sistem Android normal?

    • bayuamus says:

      Hai Adri, sekilas saja dari pengalaman saya kalau SD card nya nggak terdeteksi, atau tambah memorinya gagal, maka masalah terletak pada tahap formatting dan partitioning. Apa sudah coba ganti SD card nya? Soalnya saya pernah bolak-balik format ulang satu SD card (merk terkenal) semalaman suntuk sampai subuh, pakai beragam aplikasi yang mungkin, dan hasilnya error melulu. Eh pas coba SD card lain yang grade nya biasa2 saja, sekali format langsung betul… jadi dalam kasus saya sih yang bermasalah si SD card nya, bukan apakah instalasi via SD, Android installer, atau di-push via ADB (PC).

      Anyway mengenai saran untuk penjelasan lebih mendetail pada tahap partisinya, saya coba teliti ulang dulu ya, thanks.

  20. adrifaisal says:

    Oh gitu ya….SD card saya merk Patriot 8 Gb class 10, sedangkan SD card yang Mas bayu lancar itu merk apa? Tambahan masalah lagi di saya ketika masuk fasboot ada pesan PH11img note found, no image found….ini pesan apa ya? apakah bisa mengcopy lagi? Terimakasih

    • bayuamus says:

      Sanyo, class nya nggak jelas tapi di-tes sekitar class 4-6, 4 GB saja. Saya set as internal memory cuma 2 GB, tapi inipun nggak habis-habis…

      Kalau soal PH11img not found warning, terus system tetap intact/normal, ini cuma standard message Android saja karena step awal dari fastboot adalah men-check apakah ada system file yang perlu diinstall oleh dia.

  21. adrifaisal says:

    Akhirnya bisa juga nambah memory, mungkin kemarin terlalu bernafsu nambah memory yang besar, saya pasang 4 Gb, terus saya coba saya kurangi jadi 2 Gb jadi jalan, masih pakai SD Patriot 8 Gb. Terimakasih Mas Bayu…

    Saya pakai referensi lain juga di kaskus, meskipun sama juga, cuman panduannya lebih step by step. Tapi partisinya saya masih tetep ext3, hasil dari CMW, gak saya ubah pakai partition wizard.

    http://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=688922157&postcount=293

    Increase your internal storage:

    Credits to puppeth13 (maker of the script) and kanded

    Make sure your phone is rooted!! Be sure to back up your SD card contents

    1. Go to CWM recovery (hope you know how to do that by now, if not, see above post)
    2. Wipe data, cache and Dalvik cache
    3. Reboot your phone
    4. Download stericson.busybox.rar, extract and Install stericson.busybox.apk and open it.
    It will show you the version of Busybox you have currently installed
    In the installer, Select to install BusyBox v1.17.1 (if it is not already this version)
    Install in /system/xbin
    5. Go to CWM recovery again
    6. Select Advanced, then Select Partition SD Card
    WARNING!! This will wipe your memory card!!
    7. Select the size of ext using the volume up and down buttons (eg. 512 M)
    8. Select Swap size (i selected 0M, it seems swap is not necessary) and go ahead and let it partition, it will take a while
    9. The partition created is ext3 while we need ext2, so take the sd card out from the phone, use a card reader and connect it to the computer (using usb mount did not work correctly for me at this stage)
    ——————————see edut below———————————
    10. Use a partition tool to convert the ext3 to ext2 (i use MiniTool Partition Wizard Home Edition which is free from http://www.partitionwizard.com)
    If you use Minitool Partition Wizard, the ext3 partition will show up, right click on it and select format, and Select the filesystem as ext2, then click on Apply at the top left corner
    11. After you have converted to ext2 (not needed to convert if using the updated script, see edit below), place the htc-data2sd.zip (or the updated htc-data2sd-ext3.zip) in the root of your memory card, do not extract.
    12. Insert the card into the phone again, While powering up, press volume down, enter into Hboot, enter into Recovery
    13. Select Install zip from sdcard, the select choose zip from sd card, select Yes – install htc-data2sd.zip

    Wait while it is installed.
    12. Reboot the phone, go to Settings > Storage, the internal Storage available space should increase (if it doesnt, then try again from the beginning, i didngt get it right the first time, but the instructions i posted are exactly how i finally got it right)

  22. ajie_jmx says:

    terimakasih mas, saya coba.
    salam kenal mas.

  23. Assalamualaikum wr,wb.
    sya mau meminta tolong ke pada Mas Bayu / siapa saja.. yang tau caranya root pada handphone Cross A18.
    Saya moon tolong bantu saya. terimakaih sebelumnya.

  24. zaenal660 says:

    aduhhhh mas,salsa ane kejadiannya sama seperti yang lain,pas masuk boatloader file yang saya download gak kebaca alias ”wrong image”
    android sdk+fastboot apps setelah di download lansung di pindahkan ke sd card gak??

  25. yuda says:

    Makasih bos tutorialnya,,,,,
    htc ane sukses di root+nambah memory internalnya tanpa error…